Wednesday, October 15, 2014

#ThePrimUWRF: Suastika Lodge, Ubud

Sejauh yang saya ingat, ini adalah pertama kalinya saya menginap cukup lama di sebuah tempat berbayar. Maklum, budget yang masih serba mepet, ditambah anugerah kerabat atau teman tersebar di seluruh dunia (amiiin), menjadikan 'nginep di rumah kenalan' sebagai solusi berhemat ketika traveling.

Kali ini pun, sebenarnya ada yang menawari saya nginep di Ubud. Lumayan ya, tapi karena beberapa pertimbangan, saya akhirnya memilih untuk nginep di homestay.. Dan pilihan saya jatuh pada Suastika Lodge, Jalan Sukma, Peliatan, Ubud.

Awalnya Nuri – volunteer fotografer UWRF yang juga teman masa SMA saya - menawari (prima ditawar mulu.. #eh :p) untuk nginep bareng dia. Tapi karena waktu itu saya masih ngobrol sama yang nawari saya nginep di rumahnya itu, saya menunda memberi keputusan pada Nuri. Pas mau saya oke-in, eh si Nuri udah ada roommate-nya.. Yaudin saya booking kamar sendiri.. Kebetulan ada teman lain yang akan ke UWRF, meski sebagai peserta dia baru tiba tanggal 1 Oktober (saya tiba di Ubud tanggal 29 September karena ada orientasi volunteer).

Kebetulan, saya dapat voucher diskon Airbnb dari Pak Bos, jadi kalau dihitung-hitung, saya menginap 5 (lima) hari itu cuma bayar 4 (empat) hari. Dan setelah dikurangi urunan dengan teman-teman sekamar, jumlah yang saya bayar untuk menginap 5 (lima) hari itu sekitar Rp. 450ribu-an. Cukup affordable untuk ukuran Ubud, hoho.

Murah-nya lagi, saya bandingkan dengan segala service yang saya dapat di Suastika Lodge, itu kayaknya lebih-lebih-lebih. Hari Senin 29 September 2014, saya tiba di Ubud sekitar jam sebelas malam waktu setempat, tapi Pak Alit, pemilik Suastika Lodge dengan sabar menjemput saya di sekitar Peliatan agar tidak tersesat.

Terus, suasana-nya amazing banget, pemirsa. Buat saya yang rewel masalah ketenangan di tempat menginap, hal ini jadi concern saya banget. Apalagi ternyata daerah pusat Ubud (dekat pasar dan sekitarnya) rameeeee dan crowded banget. Suastika cuma punya 4 (empat) kamar, yang dipisah di 2 (dua) bangunan, which means full of peace!!! Matur nuwun Gusti!

'Kekurangannya', nginep di Suastika bisa bikin mager alias males gerak. Gimana engga, pemandangan hutan mini tepat di depan teras kamar pastinya bikin mood tidur cantik muncul terus.. Tapi apa daya, yang namanya ke Ubud kan buat UWRF, jadi harus bangun and let's go!!! :)))

Selain itu, kalau nginep di Suastika, kita akan mendapatkan breakfast. Sederhana sih, toast dan sunny side up (aka telur ceplok), atau telur rebus, ditambah buah-buahan dan teh/kopi hangat. Tapi konon, di beberapa tempat nginep lain yang sama-sama murahnya, ga disediain sarapan. Hiks. Padahal kan lumayan penting buat ngganjel perut sebelum beraktivitas..

Kamarnya juga bersih, termasuk kamar mandinya! Selama disana sih memang saya ga sempat mandi pakai air hangat (why would I need to?), tapi kata teman saya cukup lancar kok.

At the top of everything, Ibu, Bapak, Bli Ngurah, dan Kak Ayu ramah banget.. Berasa kayak rumah kerabat dekat aja gitu, soalnya bisa ngobrol banyak hal. Hihihi.

But, if this blog post seems like surreal as too many good things that I have told, just remember kalau lokasi Suastika Lodge tidak berada di pusat Ubud.. Kalau jalan kaki, cukup lumayan ya.. sekitar 30-40 menit jalan santai dari Pasar Ubud. Jadi kalau mau nginep disini, saya sarankan sewa motor untuk jalan-jalan keliling Ubud, dan yes, Pak Alit bisa menyediakannya.

For more information about Suastika Lodge, bisa cek di profilnya di Airbnb, search “Suastika Lodge, Ubud”; atau kontak Bli Ngurah: 0361-970215 atau 0812145918182. Have a nice stay in Ubud! ;)

Love,
Prima

Foto sama Kak Ayu, anaknya Pak Alit. Dia habis pulang dari Upacara Hari Saraswati :)

Bentuk kamar saya sesudah dibersihkan, hehe.

Kamar di bangunan lain.

Teras kamar bangunan depan.

Jalan menuju bangunan tempat kamar saya berada.

4 comments:

  1. Pemandangan di luarnya bagus, bikin betah :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. embeeer.. hari terakhir itu aku sedikit sebel karena harus balik ke denpasar yg ramai dan hiruk pikuk, hihi.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...